Tuesday, March 13, 2012

5 Bencana Tergila yang Dapat Memusnahkan Peradaban Manusia

Beberapa dari Anda mungkin merasa tidak nyaman, menyadari bahwa kehidupan manusia hari ini secara keseluruhan tampaknya tidak yakin dengan kelangsungan hidup yang sedang berjalan. Ada beberapa bencana alam yang tidak dapat kita prediksi, tidak bisa direncanakan dan benar benar dapat menghancurkan peradaban manusia. Istilah alam akhirnya menjadi perdebatan karena beberapa fenomena dan peristiwa yang berbahaya terjadi karena keterlibatan manusia. Seperti perang internasional dan pemanasan global yang sangat disayangkan. Untuk itu, berikut ini,kami  menghimpun beberapa hal paling gila untuk akhir peradaban dunia yang dapat meneror kehidupan kita.       
 1.      Pemulihan Magnetik Bumi
 Setiap 10.000 tahun atau lebih, kutub magnetik bumi telah beralih. Peristiwa yang dikenal sebagai pembalikan geomagnetik. Hal ini sangat mungkin disertai oleh medan magnet yang semakin lemah, membuka bumi untuk memborbardir radiasi kosmik. Meskipun fenomena ini bakal terjadi pada kehidupan kita, bahaya sebenarnya terletak pada bagaimana hal itu dapat mempengaruhi teknologi kita. Jika listrik dan komunikasi jaringan rusak dan terganggu, ada resiko nyata bahwa teknologi masyarakat yang kita bangun untuk sementara dapat berhenti berfungsi.
Menurut Isu yang ada, pembalikan medan magnet bumi akan terjadi pada tahun 2012, jika itu terjadi akan berdampak pada makhluk hidup di dalam bumi dan akan terjadi kehancuran di dalamnya. Ketika peristiwa ini terjadi, kemungkinan sistem navigasi (penetuan posisi dan arah menggunakan kompas) akan terganggu. Selain implikasi tersebut, sistem pendukung kehidupan lainnya akan berjalan dengan berbagai masalah, dan resiko disini sebenarnya berasal dari kita sendiri. Seperti yang pernah terjadi di New Nork pada pemadaman masal di tahun 1977 (berlangsung hanya 2 hari), seluruh kota terjadi penjarahan dan kekacauan yang besar. Dan bagaimana jika hal itu terjadi pada kehidupan kita  saat pemadaman listrik secara global, dan itu berlangsung selama lebih dari beberapa hari dan beberapa minggu?


 2.        Megatsunami / Supervolcano
Megatsunami adalah salah satu hal yang terdengar seperti peristiwa alam tsunami yang cukup besar untuk menghancurkan. Perubahan permukaan laut yang menyebabkan terjadinya tsunami, di sebabkan oleh gempa bumi yang berada berpusat di dalam laut, letusan gunung berapi bawah laut, longsor bawah laut, atau hantaman meteor di laut. Dampak negatif yang diakibatkan tsunami adalah merusak apa saja yang dilaluinya. Bangunan, tumbuh-tumbuhan, dan mengakibatkan korban jiwa manusia serta menyebabkan genangan, pencemaran air asin lahan pertanian, tanah, dan air bersih. Gelombang tsunami ini akan menyebabkan kerusakan yang cukup jelas, dan hanya sedikit persiapan yang bisa kita lakukan untuk mempersiapkan peristwa semacam itu.   
Untuk bencana lainnya, secara geografis perubahan dunia akan dikenal sebagai Supervolcano. Bencana itu sangat akurat jika gunung api yang begitu besar meletus ribuan kali lebih besar dari gunung api biasanya, dan cukup besar untuk mengubur peradaban global (baik dari letusannya itu sendiri, maupun awan panas yang akan menyapu daerah sekitar). Seperti pada tahun 1883 saat gunung krakatau meletus dengan kekuatan yang mengerikan, 13.000 kali kekuatan bom atom. Dan perkiraan beberapa gunung api lainnya masih aktif saat ini dapat saja meluluh lantahkan peradaban dunia dan salah satu dari mereka secara teoritis bisa bangkit suatu saat dari “Tidur nyenyaknya” !

3.     Bencana Bioteknologi
 Ibarat pedang bermata dua, ilmu Bioteknologi ternyata memiliki manfaat yang sangat besar bagi kehidupan. Namun dibalik memiliki manfaat besar, ilmu ini juga ternyata mempunyai dampak buruk dan dapat membahayakan kehidupan dimuka bumi. Apakah selama ini kamu pernah tentang istilah senjata biologi? Senjata biologi atau biological weapon adalah senjata yang menggunakan patogen (bakteri, virus, atau organisme penghasil penyakit lainnya) sebagai alat untuk membunuh, melukai, atau melumpuhkan musuh. Dalam pengertian yang lebih luas, senjata biologi tidak hanya berupa organisme patogen, tetapi juga toksin berbahaya yang dihasilkan oleh organisme tertentu. Dalam kenyataanya, senjata biologi tidak hanya menyerang manusia, tetapi juga hewan dan tanaman. Bahkan lebih menakutkan jika bencana ini dapat dilakukan dengan sengaja oleh bioterorisme atau disengaja oleh orang idiot yang dengan bangganya menggunakan jas lab.
 Pembuatan dan penyimpanan senjata biologi telah dilarang oleh Konvensi Senjata Biologi 1972 yang ditandatangani oleh lebih dari 100 negara. Alasan pelarangan ini adalah untuk menghindari efek yang dihasilkan senjata biologi, yang dapat membunuh jutaan manusia, dan menghancurkan sektor ekonomi dan sosial. Namun, Konvensi Senjata Biologi hanya melarang pembuatan dan penyimpanan senjata biologi, tetapi tidak melarang pemakaiannya. Bagaimana bila suatu saat beberapa negara menggunakan senjata ini sebagai cara mereka untuk berkuasa?

 4.       Hypercane
 Hypercane adalah sebuah topan tropis hipotesis besar akibat dari suhu air laut yang meningkat. Peningkatan suhu air laut dapat disebabkan oleh hal-hal seperti letusan gunung berapi atau dampak dari asteroid, atau oleh penyebab yang lebih sederhana seperti pemanasan global. Model komputer telah menunjukan bahwa, jika lautan dihangatkan sampai suhu 45 atau 50 derajat Celsius, dapat memproduksi angin sekitar 600 kilometer yang menakjubkan.
 Bayangkan jika badai besar yang ukurannya mencakup benua Amerika dengan angin lebih dari 500 Mph. Itu cukup kuat untuk menghancurkan segala sesuatu di depannya. Hypercanes telah digunakan sebagai penjelasan atas kepunahan massal di masa lalu, dimana sejumlah besar spesies terhapus suatu waktu, siapa yang mengatakan hal itu tidak akan terjadi lagi?

 5.       Bencana Kekeringan
 Bencana lingkungan telah menjadi kenyataan yang telah kita alami sekarang.  Bencana kekeringan merupakan fenomena bertahap, secara perlahan-lahan kekeringan dapat menyerang suatu daerah dan mengetatkan cengkramannya oleh waktu. Pada kasus yang parah, kekeringan dapat berlangsung selama bertahun-tahun, dan dapat memiliki pengaruh yang sangat buruk pada sektor pertanian dan pasokan air. Di beberapa daerah di dunia, dampak kekeringan dapat jauh lebih parah. Seperti di wilayah Afrika, kekeringan di tahun 1984 – 1985 menyebabkan kelaparan yang menewaskan 750.000 orang. Sementara yang paling luar biasa menempatkan banyak korban, terjadi di daerah barat laut India 1896-1901, sebanyak 8.250.000 orang tewas.
 Kekeringan dapat memusnahkan ketersediaan air bersih, lapangan kerja, serta kenyamanan dan kesalamatan hidup banyak orang. Pola aktivitas manusia, baik yang berkait dengan konsumsi energi tinggi yang berkaitan dengan bahan bakar fosil (batu bara, minyak bumi, dan gas) maupun yang berkaitan dengan alih-guna lahan, adalah sebab utama dari peningkatan panas bumi yang menjadi penyebab bencana ini. Dan akhirnya kekeringan pun tidak bisa dihindari. (*)

ARTIKEL MENARIK LAINNYA ADA DI BAWAH:

0 comments:

Post a Comment